AMANAH KUNCI NASIONALISME DALAM PROFESIONALISME

AMANAH KUNCI NASIONALISME DALAM PROFESIONALISME

“Sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat, lagi dapat dipercaya.” (QS. Al-Qashas: 26)

Korupsi, kolusi dan nepotisme adalah hal yang sudah sangat biasa terjadi di negara kita Indonesia. Saat pemilihan legislatif dan pemimpin daerah, beragam janji manis penuh harapan terlontar dengan penuh membara dari mulut kotor mereka. Tapi bodohnya…

View On WordPress

khadimulquran786:

When I pretend to be strong..

Ya Allah 😘😘😘

khadimulquran786:

When I pretend to be strong..

Ya Allah 😘😘😘

herricahyadi:

Senantiasa memahami orang lain agar kita pun dipahami oleh mereka. Mengertilah, bahwa setiap orang memiliki kehidupan yang berbeda dengan kita. Sudah semestinya seorang Muslim memiliki empati tinggi kepada orang lain. Sebab itu sebenar-benarnya akhlak.

ya Allah semoga ntar punya anak yang pinter,ganteng dan berbakti banget sama orangtua kayak junu #aamiin :”)

Suatu Hari Nanti

Suatu hari akan ada seseorang yang cukup baik budinya untuk membuat tertarik. Cukup luas hatinya untuk tempatmu tinggal. Cukup bijaksana pikirannya untuk kamu ajak bicara.

Kamu tidak perlu menjadi orang lain untuk mempertahankan seseorang, tetap jadilah diri sendiri. Kamu pun tidak (dan jangan) menuntut orang lain menerima keadaanmu bila ia memang tidak mampu menerimanya. Karena yang baik belum tentu tepat.

Orang baik itu banyak sekali dan hanya ada satu yang tepat. Selebihnya hanyalah ujian. Kamu tidak pernah tahu siapa yang tepat sampai datang hari akad. Tetaplah jaga diri selayaknya  menjaga orang yang paling berharga untukmu. Karena kamu sangat berharga untuk seseorang yang sangat berharga buatmu nantinya.

Suatu hari akan ada orang yang cukup baik dan cukup luas hatinya untuk kamu tinggali. Cukup kuat kakinya untuk kamu ajak jalan bersama. Lebih dari itu, ia mampu menerimamu yang juga serba cukup.

Bandung, 9 Oktober 2014 | (c)kurniawangunadi

Orang baik itu banyak sekali,tapi hanya ada satu yang tepat.kamu,yang mana satu? #eaaaak #eaaak

Kita Tahu Tapi Kita Tidak Mengamalkan

Kita Tahu Tapi Kita Tidak Mengamalkan

Ibnu Qayyim Rahimahullah pernah berkata:
(Diriwayatkan bahwa seorang budak wanita belia wafat karena wabah “tha’un”. Lalu ayahnya melihatnya dalam mimpi..!! 

Maka ia berkata kepadanya: wahai putriku… ceritakan kepada kami tentang akhiratMaka ia menjawab: wahai ayahandaku… sungguh kami telah datang di atas perkara yang sangat berat, dan sungguh dulu kami telah mengetahui tapi kami tidak mengamalkannya. demi Allah..! sungguh satu “tasbih” dan satu “raka’at” dalam lembaran amalku jauh lebih aku cintai dari dunia dan isinya

❤Saudaraku…
Renungkan perkataan budak belia di atas, bukankah ia telah mengucapkan perkataan yang sangat dahsyat “kami telah mengetahui tapi kami tidak mengamalkan”. Bukankah banyak diantara kita yang belum memahami maksudnya?

- Kita telah mengetahui bahwa jika kita mengucapkan “subhanallah wa bihamdihi” seratus kali, maka dosa-dosa kita akan diampuni walau ia seluas samudera…
Lalu hari dan malampun berlalu namun kita tidak mengucapkannya

- Kita telah mengetahui bahwa dua raka’at shalat Dhuha, sama seperti 360 sedekah
Lalu hari berganti hari pergi menjauh, namun kitapun tak pernah menegakkannya

- Dan kita telah mengetahui bahwa barang siapa yang berpuasa sunnah sehari di jalan Allah, maka Allah akan menjauhkan wajahnya dari jilatan api Neraka 70 tahun perjalanan. 
Lalu tahun demi tahunpun berlalu namun kita lalai dari berpuasa sunnah di jalan Allah

- Dan kita telah mengetahui bahwa barang siapa yang menjenguk orang sakit, maka ia akan diikuti 70 ribu malaikat yang memohonkan ampun baginya kepada Allah.
Lalu kitapun belum menjenguk satupun orang sakit minggu ini

- Dan kita telah mengetahui bahwa siapa yang shalat atas jenazah dan mengikuti ke makamnya sampai ia dikubur. Maka baginya dua “qirath” pahala seperti gunung Uhud.
Lalu minggu demi minggupun berlalu, namun kita tak sekalipun mengantar saudara seiman ke kuburan

- Dan kita telah mengetahui bahwa barang siapa yang membangun masjid untuk Allah walau sebesar sarang burung, maka Allah akan membangun baginya rumah di Surga.
Lalu kitapun belum berkontribusi untuk membangun sebuah masjid walau dengan sepuluh Dinar

- Dan kita telah mengetahui bahwa barang siapa yang membantu seorang janda dan anak-anaknya yang miskin, maka ia seperti orang yang berjihad di jalan Allah, dan seperti orang yang berpuasa di siang hari dan tidak berbuka, serta seperti orang yang bangun seluruh malam dan tidak tidur.
Lalu kitapun sampai sekarang belum berbuat untuk meringankan beban janda miskin dan anaknya

- Dan kita telah mengetahui bahwa barang siapa yang membaca satu huruf al-qur’an, maka baginya satu hasanah, dan satu hasanah mendapat sepuluh kebaikan sepertinya.
Lalu kitapun lalai dan luput dari membaca al-qur’an setiap hari

Kita telah mengetahui bahwa haji mabrur balasannya adalah surga, dan pahalanya adalah, ia kembali seperti dihari dimana ia dilahirkan “bersih dari dosa”.
Lalu kitapun tak berusaha menyempurnakan ibadah haji, sementara kondisi dan situasi sangat dimudahkan untuk kita

- Dan kita telah mengetahui bahwa kemuliaan seorang mu’min adalah “qiyamullail” dan bahwasanya Rasulullah beserta sahabatnya tidak pernah meremehkan urusan qiyamullail sepanjang umur mereka, walau di tengah kesibukan mencari sesuap penghidupan, serta dalam berjihad menyebarkan dienul Islam.
Sementara kita betapa besarnya kita meremehkan urusan qiyamullail

- Dan kita telah mengetahui bahwa qiyamat akan tiba dan tidak ada keraguan di dalamnya, dan Allah akan membangkitakan semua dari kuburnya.
Lalu kitapun belum menyiapkan diri dan bekal untuk hari itu

- Kita telah banyak menguburkan mayit dan shalat atas mereka.
Namun kitapun belum bersungguh-sungguh untuk menyambut hari seperti ini, seakan ada garansi bahwa kita tak termaksud

*copas lagi dari grup WA 2beWOW

atau,jangan jangan kita hanya sekedar tahu namun dihati masih ragu? naudzubillah jangan sampai :’(

Dunia ini ibarat bayang-bayang | Jika dikejar, engkau takkan dapat menangkapnya | Palingkanlah tubuhmu darinya dan dia tak punya pilihan lain selain mengikutimu.
— Ibnu Qoyyim Al-Jauziyyah

"Islam didn’t make it Haram for you to fall in love. It didn’t forbid you from wanting someone. It only guides that love so it protects you, her, your families and especially saves you from humiliation on judgment day. If you love her so much, why are you ok with letting her engage in this questionable relationship knowing full well that she will have to answer Allah just like you will. You don’t love her enough to save her from that?"

Ustadh Nouman Ali Khan

(via kurniawangunadi)

Nah!

ariniayulestari:

jalansaja:

kotak-nasi:

academicus:

Selama sepuluh tahun, beliau telah banyak mengubah Indonesia.
Menyimak Pidato Kenegaraannya di DPR yang terakhir seperti melihatnya melambaikan tangan, mengucapkan salam perpisahan. Mengingatkan tentang perjalanan panjang bangsa kita. Bahwa kita sebagai bangsa telah jauh berjalan bersama, bergandengan tangan, berjuang menjadi bangsa yang lebih sejahtera.

"Dari bangsa yang sewaktu merdeka sebagian besar penduduknya buta huruf, rakyat Indonesia kini mempunyai sistem pendidikan yang kuat dan luas, yang mencakup lebih dari 200 ribu sekolah, 3 juta guru, dan 50 juta siswa.
Dari bangsa yang tadinya terbelakang di Asia, Indonesia telah naik menjadi middle-income country, menempati posisi ekonomi ke-16 terbesar di dunia, dan bahkan menurut Bank Dunia telah masuk dalam 10 besar ekonomi dunia jika dihitung dari Purchasing Power Parity.
Dari bangsa yang seluruh penduduknya miskin di tahun 1945, Indonesia di abad ke-21 mempunyai kelas menengah terbesar di Asia Tenggara, dan salah satu negara dengan pertumbuhan kelas menengah tercepat di Asia
Dari bangsa yang jatuh bangun diterpa badai politik dan ekonomi, kita telah berhasil mengonsolidasikan diri menjadi demokrasi ke-3 terbesar di dunia”

Sebagian orang mungkin berpendapat bahwa semua stabilitas dan perkembangan ekonomi negara kita adalah “kejadian alami”, yang terjadi karena hasil jerih payah rakyat sendiri.
“Ya itu kan memang karena Indonesia lagi punya bonus demografi”
“Ini memang karena kelas ekonomi menengah kita sedang kuat”
“Ini karena rakyat memperjuangkan perubahannya sendiri, bukan karena pemerintahan SBY”
Buat saya, pendapat seperti ini adalah pendapat pecundang. Mereka terlalu sombong untuk membuka mata dan menerima fakta, bahwa kita bisa mendapatkan semuanya karena kita berjalan bersama, dan kita berjalan di bawah pemerintahan SBY.
Tidak adil jika kita menyalahkan SBY atas semua kegagalan pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu, tetapi tidak memberikan apresiasi sama sekali ketika di bawah kabinet yang sama, terdapat begitu banyak prestasi.
Dan sungguh tidak adil jika kita membandingkan Indonesia dengan Amerika, Eropa, Korea, atau negara lainnya. Indonesia terlalu luas, terlalu besar, dan terlalu beragam untuk disamakan dengan negara manapun di dunia. Menjadi pemimpin sebuah negara dengan ribuan pulau, ribuan suku, ribuan bahasa, dan milyaran pemikiran yang tersebar dalam jutaan kepala adalah sebuah beban yang teramat besar, terlalu besar.

"Menjadi Presiden dalam lanskap politik dimana semua pemimpin mempunyai mandat sendiri, dalam demokrasi 240 juta, adalah suatu proses belajar yang tidak akan pernah ada habisnya"

Dan dia tetap memilih berani berdiri di sana, atas memimpin kita bertumbuh bersama.

"Setelah hampir 7 dekade merdeka, Indonesia di abad ke-21 terus tumbuh menjadi bangsa yang semakin bersatu, semakin damai, semakin makmur, dan semakin demokratis"

Saya mungkin bukan ahli politik, saya bisa jadi tidak mengerti sosial-ekonomi, dan saya barangkali tidak tahu banyak soal tata negara.
Tapi saya tahu pasti menjadi presiden bukanlah perkara mudah.
Saya sadar betul memimpin Indonesia bukan pekerjaan sederhana.
Saya semakin memahami bahwa presiden tak sepantasnya dengan mudah dicaci-maki, dibilang lamban, dicap tolol, diteriaki boneka asing, dan dijadikan lelucon.
Jika memang ia mengkhianati kita sebagai bangsa, saya tidak pasti tahu akan hal itu, sebagaimana Anda pun demikian. Jika memang SBY menjual negara kepada asing atas niatan berkhianat, saya pun tidak melihat dengan mata kepala saya sendiri akan hal itu, sebagaimana Anda pun demikian. Yang tahu pasti akan semua pengkhianatan itu, hanya dia dan Tuhan.
Tapi saya tahu pasti Pak SBY kurang tidur karena memikirkan Indonesia. Terlihat jelas lelah dan semua beban itu di kantung matanya.
Saya percaya Pak SBY mengusahakan perdamaian di negeri ini dengan seksama, agar bangsa kita yang begitu beragam agamanya, begitu berwarna keyakinannya, tidak saling mengadu dan tetap bisa bersatu.

"Dalam sepuluh tahun terakhir, saya telah mencoba mendedikasikan seluruh jiwa dan raga untuk Indonesia. Terlepas dari berbagai cobaan, krisis dan tantangan yang saya alami, tidak pernah ada satu menit pun saya merasa pesimis terhadap masa depan Indonesia. Dan tidak pernah satu menit pun saya merasa tergoda untuk melanggar sumpah jabatan dan amanah rakyat saya sebagai Presiden"

Dan dengan semua perjalanan panjang itu, Pak SBY dengan rendah hati meminta maaf secara terbuka.

"Merupakan kehormatan besar bagi saya menjadi Presiden Republik Indonesia. Saya adalah anak orang biasa, dan anak biasa dari Pacitan, yang kemudian menjadi tentara, menteri, dan kemudian dipilih sejarah untuk memimpin bangsa Indonesia. 
Tentunya dalam sepuluh tahun, saya banyak membuat kesalahan dan kekhilafan dalam melaksanakan tugas. Dari lubuk hati yang terdalam, saya meminta maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan. Meskipun saya ingin selalu berbuat yang terbaik, tetaplah saya manusia biasa”

Memikirkan ini semua, saya jadi membayangkan suatu saat nanti ketika saya punya kesempatan bertemu dengan beliau, apa yang akan saya katakan.
Saya teringat berapa banyak saya ikut mencaci beliau dan menjadikannya bahan lelucon, dan betapa sedikitnya saya mengapresiasi dan berusaha benar-benar memahami beban beratnya sebagai pemimpin bangsa Indonesia.
 
Saya mungkin tidak akan berbicara banyak.
Saya akan menjabat tangannya erat, menatap matanya lekat, dan memeluknya dengan hangat.
Saya hanya ingin meminta maaf dan berterima kasih.

Bapak, suwun. Terima kasih banyak. :”)

:)

:’)

bapak super kereeeeen gak banyak pencitraan,pemimpin humble dan gagah dimata dunia. gamsahamnida bapakeeee :”)

ariniayulestari:

jalansaja:

kotak-nasi:

academicus:

Selama sepuluh tahun, beliau telah banyak mengubah Indonesia.

Menyimak Pidato Kenegaraannya di DPR yang terakhir seperti melihatnya melambaikan tangan, mengucapkan salam perpisahan. Mengingatkan tentang perjalanan panjang bangsa kita. Bahwa kita sebagai bangsa telah jauh berjalan bersama, bergandengan tangan, berjuang menjadi bangsa yang lebih sejahtera.

"Dari bangsa yang sewaktu merdeka sebagian besar penduduknya buta huruf, rakyat Indonesia kini mempunyai sistem pendidikan yang kuat dan luas, yang mencakup lebih dari 200 ribu sekolah, 3 juta guru, dan 50 juta siswa.

Dari bangsa yang tadinya terbelakang di Asia, Indonesia telah naik menjadi middle-income country, menempati posisi ekonomi ke-16 terbesar di dunia, dan bahkan menurut Bank Dunia telah masuk dalam 10 besar ekonomi dunia jika dihitung dari Purchasing Power Parity.

Dari bangsa yang seluruh penduduknya miskin di tahun 1945, Indonesia di abad ke-21 mempunyai kelas menengah terbesar di Asia Tenggara, dan salah satu negara dengan pertumbuhan kelas menengah tercepat di Asia

Dari bangsa yang jatuh bangun diterpa badai politik dan ekonomi, kita telah berhasil mengonsolidasikan diri menjadi demokrasi ke-3 terbesar di dunia”

Sebagian orang mungkin berpendapat bahwa semua stabilitas dan perkembangan ekonomi negara kita adalah “kejadian alami”, yang terjadi karena hasil jerih payah rakyat sendiri.

“Ya itu kan memang karena Indonesia lagi punya bonus demografi

“Ini memang karena kelas ekonomi menengah kita sedang kuat”

“Ini karena rakyat memperjuangkan perubahannya sendiri, bukan karena pemerintahan SBY”

Buat saya, pendapat seperti ini adalah pendapat pecundang. Mereka terlalu sombong untuk membuka mata dan menerima fakta, bahwa kita bisa mendapatkan semuanya karena kita berjalan bersama, dan kita berjalan di bawah pemerintahan SBY.

Tidak adil jika kita menyalahkan SBY atas semua kegagalan pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu, tetapi tidak memberikan apresiasi sama sekali ketika di bawah kabinet yang sama, terdapat begitu banyak prestasi.

Dan sungguh tidak adil jika kita membandingkan Indonesia dengan Amerika, Eropa, Korea, atau negara lainnya. Indonesia terlalu luas, terlalu besar, dan terlalu beragam untuk disamakan dengan negara manapun di dunia. Menjadi pemimpin sebuah negara dengan ribuan pulau, ribuan suku, ribuan bahasa, dan milyaran pemikiran yang tersebar dalam jutaan kepala adalah sebuah beban yang teramat besar, terlalu besar.

"Menjadi Presiden dalam lanskap politik dimana semua pemimpin mempunyai mandat sendiri, dalam demokrasi 240 juta, adalah suatu proses belajar yang tidak akan pernah ada habisnya"

Dan dia tetap memilih berani berdiri di sana, atas memimpin kita bertumbuh bersama.

"Setelah hampir 7 dekade merdeka, Indonesia di abad ke-21 terus tumbuh menjadi bangsa yang semakin bersatu, semakin damai, semakin makmur, dan semakin demokratis"

Saya mungkin bukan ahli politik, saya bisa jadi tidak mengerti sosial-ekonomi, dan saya barangkali tidak tahu banyak soal tata negara.

Tapi saya tahu pasti menjadi presiden bukanlah perkara mudah.

Saya sadar betul memimpin Indonesia bukan pekerjaan sederhana.

Saya semakin memahami bahwa presiden tak sepantasnya dengan mudah dicaci-maki, dibilang lamban, dicap tolol, diteriaki boneka asing, dan dijadikan lelucon.

Jika memang ia mengkhianati kita sebagai bangsa, saya tidak pasti tahu akan hal itu, sebagaimana Anda pun demikian. Jika memang SBY menjual negara kepada asing atas niatan berkhianat, saya pun tidak melihat dengan mata kepala saya sendiri akan hal itu, sebagaimana Anda pun demikian. Yang tahu pasti akan semua pengkhianatan itu, hanya dia dan Tuhan.

Tapi saya tahu pasti Pak SBY kurang tidur karena memikirkan Indonesia. Terlihat jelas lelah dan semua beban itu di kantung matanya.

Saya percaya Pak SBY mengusahakan perdamaian di negeri ini dengan seksama, agar bangsa kita yang begitu beragam agamanya, begitu berwarna keyakinannya, tidak saling mengadu dan tetap bisa bersatu.

"Dalam sepuluh tahun terakhir, saya telah mencoba mendedikasikan seluruh jiwa dan raga untuk Indonesia. Terlepas dari berbagai cobaan, krisis dan tantangan yang saya alami, tidak pernah ada satu menit pun saya merasa pesimis terhadap masa depan Indonesia. Dan tidak pernah satu menit pun saya merasa tergoda untuk melanggar sumpah jabatan dan amanah rakyat saya sebagai Presiden"

Dan dengan semua perjalanan panjang itu, Pak SBY dengan rendah hati meminta maaf secara terbuka.

"Merupakan kehormatan besar bagi saya menjadi Presiden Republik Indonesia. Saya adalah anak orang biasa, dan anak biasa dari Pacitan, yang kemudian menjadi tentara, menteri, dan kemudian dipilih sejarah untuk memimpin bangsa Indonesia.

Tentunya dalam sepuluh tahun, saya banyak membuat kesalahan dan kekhilafan dalam melaksanakan tugas. Dari lubuk hati yang terdalam, saya meminta maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan. Meskipun saya ingin selalu berbuat yang terbaik, tetaplah saya manusia biasa”

Memikirkan ini semua, saya jadi membayangkan suatu saat nanti ketika saya punya kesempatan bertemu dengan beliau, apa yang akan saya katakan.

Saya teringat berapa banyak saya ikut mencaci beliau dan menjadikannya bahan lelucon, dan betapa sedikitnya saya mengapresiasi dan berusaha benar-benar memahami beban beratnya sebagai pemimpin bangsa Indonesia.

 

Saya mungkin tidak akan berbicara banyak.

Saya akan menjabat tangannya erat, menatap matanya lekat, dan memeluknya dengan hangat.

Saya hanya ingin meminta maaf dan berterima kasih.

Bapak, suwun. Terima kasih banyak. :”)

:)

:’)

bapak super kereeeeen gak banyak pencitraan,pemimpin humble dan gagah dimata dunia. gamsahamnida bapakeeee :”)

bahkan hanya untuk 3 menit ini,kadang terasa berat bagi kita. Dibiasakan,insyaAllah lebih mudah dan bisa istiqomah :)

Nasehat Yang Lebih Manis Daripada Madu

nasehat yang lebih manis daripada madu

Dikutip dari buku “lelaki yg paling bahagia di dunia” karangan syaikh Aidh AlQarni

0. Mulailah harimu dengan sholat fajr dan doa-doa di pagi hari agar kau mendapatkan keberuntungan dan kesuksesan

1. Lanjutkan dengan istighfar agar syetan menghindar darimu

2. Jangan putus berdoa, karena sesungguhnya doa merupakan tali kesuksesan

3. Ingatlah bahwa apapun yg kau katakan akan dicatat oleh malaikat

4. Senantiasalah optimis meskipun engkau dalam puncak kesusahan

5 .Bahwa keindahan jari jemari karena ia terikat dengan tasbih

6. Jika engkau menghadapi kegelisahan dan berbagai kegundahan maka ucapkanlah “laa ilaaha illallahu”

7.Belilah dengan uang dirhammu(berinfaklah) untuk mendapatkan doa orang fakir dan kecintaan orang miskin

8. Sujud panjang dengan khusyuk itu lebih baik daripada istana2 yang megah

9. Berfikirlah sebelum berkata, bisa jadi satu perkataanmu bisa mematikan (menyakiti hati orang)

10. Berhati hatilah terhadap doa orang yang didholimi dan air mata orang yang terampas haknya

11. Sebelum engkau membaca buku, koran dan majalah, bacalah terlebih dahulu AlQur’an

12. Jadilah kau sebab bagi keistiqomahan keluargamu

13. Bersungguh - sungguhlah jiwamu melaksanakan ketaatan, karena jiwa manusia itu senantiasa mengajak kepada keburukan

14. Ciumlah telapak tangan kedua orangtuamu, kau pasti mendapatkan keridhoan

15. Baju-baju lamamu merupakan baju baju baru menurut orang orang fakir

16. Janganlah kau marah, karena hidup ini sangat singkat dari yang kau bayangkan

17. Engkau senantiasa bersama dzat yang maha kuat maha kaya, dialah Allah ‘azza wa jalla,

18. Jangan kau tutup pintu terkabulnya doa dengan melakukan maksiat

19. Sholat adalah sebaik baik penolongmu dalam menghadapi berbagai musibah dan kelelahan

20. Hindari berburuk sangka, kau akan mendapatkan ketenangan dan kenyamanan

21. Penyebab dari segala kegundahan adalah berpaling dari ALLAH, maka segeralah menuju kepada Nya.

22. Sholatlah kau, karena sholatmu akan menemanimu di kubur

23. Jika kau mendengar orang yang meggunjing(ghibah)maka katakanlah padanya :bertaqwalah kau kepada ALLAH

24. Dawamkanlah (senantiasa) kau baca surat Tabarak (sural Al Mulk)karena ia adalah penyelamat

25. Orang yang mahruum (terhalang dari rahmat Allah )adalah orang yang terhalang dari mengerjakan sholat dg khusyuk dan mengalirkan air mata

26. Jangan kau hina orang mukmin yang sedang lalai

27. Jadikanlah semua rasa cinta itu karena ALLAH dan Rasul Nya

28. Maafkanlah orang yang menggunjingmu, karena dia telah menghadiahkan kebaikannya untukmu

29. Sholat, tilawah, ,dzikir, merupakan hiasan dadamu

30. Barangsiapa mengingat panasnya neraka maka ia akan bersabar terhadap dorongan untuk melakukan maksiat

31. Selama qiyamullail ditegakkan, maka segala penyakit akan hilang, krisis akan berlalu,dan kesusahan akan lenyap

32. Jauhilah ” katanya dan katanya “karena kau masih punya pekerjaan bak gunung

33. Kerjakanlah sholat dengan khusyuk, karena segala hal yang menantimu selain sholat itu lebih rendah urusannya daripada sholat

34. Jadikanlah mushaf senantiasa disisimu, ,karena membaca satu ayat AlQuran itu lebih baik daripada dunia dan isinya

35. Kehidupan itu indah, dan lebih indah lagi jika kau sertai imani

*copas dari grup WA 2bWOW

beningtirta:

Cara kerja kitabisa.com | Yuk, berdayakan massa untuk mewujudkan mimpi besarmu :)

ayo ikut membantu :)

beningtirta:

Cara kerja kitabisa.com | Yuk, berdayakan massa untuk mewujudkan mimpi besarmu :)

ayo ikut membantu :)

chonmal gamsahamnida omma,saranghaeee :*

akumuhaimin:

Alhamdulillah for everything Allah :’)

akumuhaimin:

Alhamdulillah for everything Allah :’)

7 CARA MENGETAHUI DIA JODOH YANG BAIK ATAU BUKAN

erstudio:

  1. Lihat penghormatannya pada ayah ibunya (Jika ia baik pada keluarganya, ada kemungkinan besar iapun berbuat baik padamu dan keluargamu)

  2. Lihat bagaimana kasihnya pada anak kecil (karena kelak kau kan punya keturunan, lihatlah apakah ia dekat dengan anak kecil? Karena ia kan menjadi ibu atau ayah bagi keluargamu)

  3. Lihat sholatnya (Coba cari informasi tentang ibadahnya, khususnya mengenai sholat. Apakah ia sholat tepat waktu? Jika lelaki apakah ia suka ke masjid bahkan menjadi imam atau mu’adzin? Jika ya. poin plus untuknya. Karena ia insyaAllah mampu menjadi imammu)

  4. Lihat karakternya (Selami lebih dalam kelebihan dan kekurangan sifatnya. Lalu tanya pada diri sendiri siapkah saya menoleransi kekurangannya?)

  5. Tanya apa visi atau citanya dalam menikah (menikah itu bukan hanya satu dua hari, ia sebuah organisasi terkecil yang sangat penting. Maka, tanpa visi yang jelas yang ada hanyalah kehampaan dalam rumah tangga)

  6. Tanya pada Sahabat terdekatnya (Orang terdekat biasanya mengatakan apa adanya tentang dirinya. Gali informasi sangat detil dari dirinya. Pastikan dapat dipercaya)

  7. Jika semua poin di atas sudah terceklis. Jangan lupa tanya baik-baik, “Maukah dia menjadi jodohmu?” (Karena iapun menginginkan poin-poin yang sama darimu)

Moga kau segera mendapatkan jodoh terbaik. aamiin.

Setia Furqon Kholid


Well, a good post from Setia Furqon Kholid. Sederhana namun dapat langsung diaplikasikan.

Banyak orang yang bertanya, apa yang membuatmu yakin sama dia? Cukup poin-poin berikut inilah yang menjawabnya :)

ini di noted dulu lah,lihat lihatnya ntaran aja :3